Meski teknologinya terus berkembang, produsen mobil kemungkinan besar belum siap membiarkan konsumen mencetak onderdil sendiri Sebuah printer 3D yang memungkinkan penggunanya mencetak material komposit, diciptakan oleh startup Mark One, dapat merevolusi segalanya. Pengguna mesin cetak tiga dimensi terbaru ini dapat mencetak material kompleks yang terbuat dari berbagai zat. Meski diluncurkan dengan harga 5.000 Dolar, angka ini tidak tergolong mahal. Namun kemungkinan besar produsen mobil masih enggan untuk menaruh rancangan CAD untuk mobil mereka di dunia maya. Ford Motors, misalnya, menyatakan tidak mempunyai rencana semacam ini. Walau begitu, Sandro Piroddi dari Ford Europe mengatakan nantinya rancangan tertentu bisa saja dirilis kepada mekanik, yang kemudian dapat mencetak suku cadang. Akan tetapi yang dibicarakan di sini adalah onderdil - dan bukan mobil secara keseluruhan. Produsen mobil sendiri belum berani mencetak seluruh mobil - yang layak jalan - menggunakan printer 3D. Jadi masih terlalu dini untuk mengharapkan lalu lalangnya mobil hasil mesin cetak tiga dimensi. Namun pemanfaatan teknologi seperti ini pasti akan terjadi, cepat atau lambat.
Percetakan 3D Dan Produksi Mobil Masa Depan
Meski teknologinya terus berkembang, produsen mobil kemungkinan besar belum siap membiarkan konsumen mencetak onderdil sendiri Sebuah printer 3D yang memungkinkan penggunanya mencetak material komposit, diciptakan oleh startup Mark One, dapat merevolusi segalanya. Pengguna mesin cetak tiga dimensi terbaru ini dapat mencetak material kompleks yang terbuat dari berbagai zat. Meski diluncurkan dengan harga 5.000 Dolar, angka ini tidak tergolong mahal. Namun kemungkinan besar produsen mobil masih enggan untuk menaruh rancangan CAD untuk mobil mereka di dunia maya. Ford Motors, misalnya, menyatakan tidak mempunyai rencana semacam ini. Walau begitu, Sandro Piroddi dari Ford Europe mengatakan nantinya rancangan tertentu bisa saja dirilis kepada mekanik, yang kemudian dapat mencetak suku cadang. Akan tetapi yang dibicarakan di sini adalah onderdil - dan bukan mobil secara keseluruhan. Produsen mobil sendiri belum berani mencetak seluruh mobil - yang layak jalan - menggunakan printer 3D. Jadi masih terlalu dini untuk mengharapkan lalu lalangnya mobil hasil mesin cetak tiga dimensi. Namun pemanfaatan teknologi seperti ini pasti akan terjadi, cepat atau lambat.