Kelompok separatis di Ukraina timur menegaskan mayoritas penduduk mendukung pemisahan diri dari Kiev, tetapi data hasil referendum dipertanyakan sejumlah kalangan.
Menurut penyelenggara referendum, Klik hampir 90% pemilih ingin menentukan nasib sendiri.
Sejauh ini pemerintah Rusia belum memberikan jawaban atas permintaan tersebut. Wartawan BBC di Moskow, Steven Rosenberg, mengatakan tanggapan Rusia atas permintaan untuk masuk Federasi Rusia akan sangat menarik.
Pemerintah Ukraina menyebut ferendum hari Minggu 11 Mei tidak sah.
Namun Pushilin telah menyatakan rencana untuk membangun kembali ekonomi Donetsk dan membentuk militer.
Maret lalu Presiden Rusia, Vladimir Putin, menandatangani undang-undang yang mengesahkan Klik pencaplokan Krimea dari tangan Ukraina.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)