Calon presiden Prabowo Subianto minum kopi di warung saat berkampanye di Cililin, Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/6/2014)
Pengamat politik, Heri Budianto, mengatakan, calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto, terlihat lebih menguasai materi pada debat capres putaran ketiga, Minggu (22/6/2014) malam, yang mengambil tema "Politik Internasional dan Ketahanan Nasional". Ia menilai, tema ini dikuasai dengan baik oleh Prabowo karena berkaitan erat dengan latar belakangnya di dunia militer.
"Kayaknya Jokowi kalah malam ini. Prabowo unggul karena background dari pertahanan. Ini kan 'makanannya' Prabowo," ujar Heri Minggu (22/6/2014) malam.
Sementara itu, capres nomor urut dua, Joko Widodo, menurut Heri, meski kurang menguasai tema debat, sudah memperlihatkan upayanya untuk menyampaikan pandangannya terkait berbagai hal.
Namun, dalam menjawab beberapa pertanyaan, Jokowi "lari" dari konteks yang dimaksud. Ia mencontohkan pertanyaan Prabowo mengenai konflik Laut Tiongkok Selatan. Heri mengatakan, jawaban yang diberikan Jokowi cenderung normatif dan kurang spesifik. Hal tersebut, kata dia, dapat dimaklumi karena Jokowi tidak berlatar belakang militer seperti Prabowo sehingga tidak memahami secara detail.
"Terlihat sekali Jokowi seperti tidak menguasai arti penting Laut Tiongkok Selatan bagi Indonesia. Memang tidak terkejut, soal posisi pertahanan dan keamanan Prabowo kan seorang militer, jadi dia mengetahui persis soal itu," ujarnya.