01.39
0

Inilah zaman semua memang bias bias saja
terjadi. Sebagian orang mendewakan uang , uang
dan uang. Betitulah bunyinya dari zaman dulu
hingga sekarang. Maka tak jarang ada slogan,
maaf “ harta, tahta dan wanita “ .
Tidak dipungkiri lagi bahwa sesungguhnya
seorang laki laki yang memiliki uang banyak
banyak disukai para wanita baik muda sampai
sudah dewasa. Dan uang tersebut bak sebuah
bencana dalam rumah tangga jika salah seorang
dari mereka sudah menikah.
Wanita bisa tergila gila dengan uang, walaupun
ada sebagian yang tak materailistis . mereka
adalah wanita sholihah. Wanita materai listis bias
di katogarikan dalam beberapa jenis.
Wanita panggilan / penghibur misalnya wanita
biduan karaoke, parasnya cantikdan maaf, anda
bias mengajaknya menyanyi bareng sambil
berpelukan dll.
Wanita pekerja sex komersial yang lagi
ngetren2nya sekarang ini dari anak smp sampai
dewasa. Mereka tak tanggung tanggung jual
kehormatanya hanya demi memuaskan nafsu
birahinya saja. Hanya cukup di bayar dengan
uang. Alangkah bodohnya mereka itu.
Astaghfirullah hal adzim.
Wanita matrek yaitu wanita yang prioritas
utamanya adalah mencari/ mengambil kekayaan
saja tanpa memperdulikan status nya
dimasyarakat, ada uang abang saying tak ada
uang abang tending.
Wanita penggoda yaitu wanita yang menggoda
suami orang lain karena dia tajir.
Maaf, sebelumya saya tak bermaksud
menyinggung hati wanita. Ini fakta di
masyarakat. Slogan ini “ ayumu mbak , kalah
karo duitku “ biasanya digunakan lelaki yang
banyak duit/ pengusaha untuk mencari
kesenangan diluaran/ suka jajan bahasa gaulnya
sekarang ini.
Coba anda bayangkan sekarang cabe cabean
banyak di pinggir jalan, bias di booking hanya
beberapa puluh ribu doing untuk sesuatu yg
diluar aqidah agama. Anda fikir sendiri dan saya
juga tak mau menjelaskan, karena saya juga
benci mereka, mengganggu keindahan
pemandangan saja.
Nah klo ini mah sudah tak heran lagi “ ayam
kampus “ sebutan wanita mahasiswi yang bias
diajak gitu gituan / mahasiswa setres, sekolah
tinggi malah goblok . ya banyak mahasiswi
sekarang dilingkungannya baik dan kalem tapi
apa yang terjadi diluaran di menjual dirinya dari
atas sampai bawah hanya untuk pemuas nafsu
lelaki belaka. Bodoh mereka bahkan jadi wanita
simpanan dan terlebih hamil lagi diluar nikah .
Sungguh tragis. Dan penghuni neraka kekal
Wanita nyambung putus adalah wanita yang
tergoda bujuk rayuan sang pacar untuk
melakukan hubungan suami istri diluar nikah.
Setelah lelaki tersebut mendapatkan maaf dirinya
sebagai pemuas nafsu.Si wanita tersebut di
campakan begitu saja. Layu sebelum
berkembang.
Oleh karena itu mari bapak, ibu dan saudara
sekalian , kita pantau dan kita jaga ahlaq putra
dan putrid serta saudara anda dari perilaku yang
merusak moral dan harga diri keluarga.
Jikalau hal tersebut terjadi maka anda
sekeluarga lah yang malu di masyarakat dan rugi
sekali.
Jadi berhati hatilah dan belajarlah dengan
semboyan “ Ayumu Mbak, Kalah Karo Duitku “
Untuk para pemuda pemudi yang belum nikah,
cintailah pasangan anda apa adanya, jangan
melihat dari harta, fisik, dan tahta. Akan tetapi
lihatlah mereka dari segi agama dan kepribadian
mereka. Dan teruntuk lelaki jangan engkau rebut
kesucian pasangan anda sebelum nikah. Karena
anda sama saja seorang pecundang/tikus got.
Dan bagi perempuan jangan mau tergoda bujuk
rayu lelaki yangtak mau mengajak anda untuk
menikah, terlebih pacaran bertahun tahun tanpa
ada keterangan jelas kejenjang pernikahan.
Karena anda hanya dijadikan objek pemuas
nafsu, misalkan kissme, peluk dkk. Karena anda
sama saja dengan barang bekas/ wanita
murahan. Jadilah anda wanita yang susah
ditaklukan lelaki buaya darat kecuali dengan
pernikahan.
Salam hangat dan salam persaudaraan.


Comments
0 Comments

0 komentar: