Saya baru saja menerima guru baru. Guru
perempuan ini tergolong orang yang modis,
penampilannya rapi dan trendy.
Suatu hari di saat hampir jam masuk, dia sudah
datang dan berdiri di depan toilet. Memang di
sana ada wastafel yang tergantung cermin, dia
merapikan dirinya dan menyisir rambutnya. Para
guru yang lain, terkadang juga cermin di situ
kalau baru datang. Ketika saya lewat, saya
perhatikan kok ada yang aneh!
“Itu sisir siapa?” tanya saya.
“Nggak tahu, Bu! Tadi sudah ada di sini!”
jawabnya malu-malu, ketahuan bukan
menggunakan sisirnya sendiri.
“Kamu tahu itu sisir siapa?”
“Nggak tahu, maaf Bu punya Ibu ya! Maaf tanpa
izin saya pakai!” jawabnya malu dan mohon
maaf.
“Bukan begitu, kalau bukan punyamu tanya dulu,
itu sisir siapa. Saya yang jadi nggak enak,
karena itu sisirnya B r o n i !” jawab saya.
Jleb! Tangannya langsung memegang kepala,
kepingin kramas kayaknya.
Broni punya beberapa sisir, salah satu sisirnya
memang seperti sisir orang. Kebetulan ditaruh di
situ, eh kok ada orang yang tertarik pakai.
Terjadilah kejadian yang tidak diinginkan ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)