06.57
0

Mengapa manusia dikatakan unik? Kata salah
seorang tokoh Psikologi sih gitu. Pak Gordon Alport
bilang bahwa, setiap manusia itu berdeda dengan
manusia yang lain. Hal itu dikarenakan kepribadian
atau bentuk tingkah laku manusia dipegaruhi oleh
lingkungan di mana ia tinggal. Selain itu juga
melibatkan peran kognisi, dan kemampuan untuk
beradaptasi dengan lingkungan dimana ia tumbuh.
Bahkan kakak beradik dalam saudara sedarah
(sekandung), dibesarkan di lingkungan yang sama
akan menunjukkan/ memunculkan kepribadian atau
perilaku yang berbeda, serta kepandaian yang
berbeda dan bervariasi pula.
Mengapa demikian? Ya karena setiap manusia
memiliki motif yang beragam. Sehingga motif-motif
ini lah yang dapat menjadikan seseorang memiliki
kepribadian atau berperilaku tertentu. Menurut teori
ini juga, kepribadian bukanlah suatu akibat
pengalaman yang terjadi di masa lampau, namun
kepribadian terbentuk akibat adanya motif-motif
manusia yang beragam saat ini dan di masa yang
akan datang. Sehingga, manusia akan terus
bergerak kearah yang lebih maju dengan motif-
motif baru. Dan ketika pergerakan berhenti, maka
manusia dikatakan tidak sehat kepribadiannya.
Hidup dengan bebas pilihan? Jangan khawatir kamu
berbeda dengan kakak, adik, ataupun saudaramu
yang lain. Kenapa? Karena memang inilah kita,
manusia. Manusia yang berbeda dan unik yang
hidup dengan kebebasan untuk menentukan arah
jalan hidup kedepannya. Motifasi tiap orang
berbeda, tentu karena ia bebas umtuk memilih.
Banyak contoh di kehidupan nyata tentang
perbedaan yang terjadi antara saudara sekandung.
Misalnya: kakak lebih memilih matapelajaran IPA,
dan adik lebih memilih matapelajaran IPS. Sang
kakak kuliah di luar negeri, dan adik kuliah di dalam
negeri. Adik bekerja sebagai meneger, dan kakak
menjadi karyawan, dan masih banyak lagi contoh
manusia itu berbeda dan unik, walaupun mereka
saudara sekandung.
Mengapa adik tidak ingin seperti kakak yang kuliah
di luar negeri? Mungkin ia merasa tak mampu untuk
kuliah di luar negeri, atau ia sudah merasa sangat
senang berada di negeri sendiri. Mengapa kakak
mau menjadi karyawan, Sedangkan adik menjadi
Menejer? Mungkin sang kakak lebih menyukai
pekerjaanya sebagai karyawan, ia merasa
kedudukan tinggi memiliki tanggung jawab yang
tinggi, dimana ia merasa tidak mampu untuk
menjalaninya.
Begitulah manusia, diciptakan dengan sempurna,
dengan keunikannya masing-masing, serta di beri
kebebasan dalam bertindak atau bertingkah laku.
Sehingga manusia mampu melakukan hal baik di
kemudian hari, serta dapat bersyukur dengan apa
yang telah Tuhan karuniakan kepada manusia itu
sendiri. Berbeda? Biarlah. Jangan iri dan dengki,
tetap syukuri apa yang telah kita capai, dan selalu
berusaha untuk hal yang lebih baik. Aku ya aku, dia
ya dia.
Selamat membaca :D


Comments
0 Comments

0 komentar: