04.56
0

Prabowo berpidato didepan pengurus Pepabri. berikut kutipannya :
“Senior-senior sekalian, saya tidak akan rinci, dengan
lengsernya Pak Harto, saya juga keluar. Intinya adalah,
reformasi datang begitu cepat. Sehingga kita melihat
eksistensi Indonesia. Kondisi Indonesia setelah reformasi,
Aceh ingin merdeka, bahkan mereka minta bendera sendiri.
Mereka mendirikan syariat Islam, dan juga Papua," kata
Prabowo dalam pidatonya.
Dalam kondisi seperti itu, Prabowo yang mengaku dididik
para senior itu mengaku berjuang tidak kenal menyerah.
Prabowo lantas mengungkit Indonesia yang pernah jadi
macan Asia, dia memaparkan Indonesia yang pernah
surplus devisa.
"Jadi kalau ada yang menyatakan 98 krismon, itu adalah
bohong. Yang terjadi bukan krismon dan krisis ekonomi
tapi perang ekonomi, ekonomi kita dirusak. Kita buktikan
bahwa apa yang terjadi adalah pengrusakan Indonesia,
siapa yang merusak, kita bisa bahas," katanya.
Hal itu membuat Prabowo ingin berpolitik. Awalnya
Prabowo memilih Golkar sebagai partai untuk berjuang.
"Awalnya saya di Golkar, Golkar sudah dipegang pengusaha
modal besar, mental-mental uang. Saya mencoba bertahan
beberapa bulan. Tidak tahan dan keluar. Mental di Golkar
mental uang, jual beli-jual beli," katanya.
"Yang setia kepada TNI yang memperjuangkan secara
murni adalah Gerindra. Boleh dicek, Golkar yang didirikan
AD, tapi tidak," katanya.
"Gerindra bukan menentang kapitalisme tapi kapitalisme
yang tidak terkendali," imbuh Prabowo.
Kondisi ekonomi Indonesia, menurut Prabowo, tidak
membaik. Dalam kondisi ini dibutuhkan semangat untuk
melakukan perubahan.
"Kita dirikan partai baru, karena partai-partai yang ada
hanya pura-pura, kita bertekad akan menggunakan pasal 33
sebagai prinsip ekonomi. Karena kita akan dengan cepat
menuju ini," janji Prabowo.
"Sebagai contoh, saya selalu cerita tentang industri kelapa
sawit, saya pernah menjadi dirut saya paham dan mengerti
kenapa kekayaan kita lari ke luar negeri. Kita lihat
kekayaan bangsa yang bumi dan air itu diberikan ke swasta
dalam bentuk HGU, lalu dipakai untuk meminjam uang ke
negara," tegas Prabowo.
Pidato tersebut bagi manusia yang punya nalar akan sangat menyentuh hati betapa seriusnya beliau ingin memperbaiki bangsa ini

Comments
0 Comments

0 komentar: