"Mulai dari melihat, mendengar, dan
berkontribusi", bukan hanya sekadar slogan,
tetapi itu merupakan sebagian prinsip dalam
hidup saya. Dimana dalam hidup ini cita-cita
saya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi
orang lain, berguna bagi agama dan bangsa ini.
Energi hidup saya bermula dari dukungan orang
tua saya dan inisiasi yang saya bangun. Setiap
malam saya berpikir dan berbicara di depan
kaca:"jika dahulu Ayah dan Ibu dapat berpikir
dan melaksanakan ide-ide luar biasa, mengapa
saya tidak bisa?". Suatu hari saya menemukan
jawaban bahwa tidak ada yang tidak mungkin, di
dunia ini apapun dapat terjadi jika Tuhan
berkehendak.
Kebanggaan tersendiri bagi saya, mempunyai
kedua orang tua aktivis. Ayah memulai
organisasinya sebagai bagian dari skuad Pemuda
Muhammadiyah Jawa Tengah dan penggagas/
pendiri Himpunan Mahasiswa Kimia di Indonesia,
sementara Ibu memulai pengalaman
organisasinya di Pimpinan Pusat Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah.
Yang saya lihat bukan hanya banyaknya
sertifikat, tetapi pemikirannya yang dapat
menggagas ide-ide luar biasa, serta
kontribusinya untuk masyarakat dan negeri ini.
Itu hal yang patut saya contoh dari kedua
orangtua saya, hingga ketika akhir SMP saya
berusaha menggagas sebuah komunitas yang
mudah-mudahan lancar dalam berkontribusi dan
diridhai oleh Sang Pencipta. Komunitas itu saya
beri nama "Komunitas Pelajar Penghafal Qur'an"
atau yang biasa dikenal dengan nama "PPQ
Community".
PPQ Community merupakan wadah pemuda/
pemudi gaul yang senang akan ilmu-ilmu
keagamaan di era modern ini. mengapa pemuda/
pemudi gaul? karena menurut saya komunitas
(wadah karya) ini bukan hanya milik orang
sarungan, dan pecian semata, tetapi wadah
karya ini milik masyarakat umum.
"Untuk mewujudkan pembangunan besar Bangsa
ini tidak bisa diwujudkan hanya dalam 1 jam,
tetapi diperlukan langkah demi langkah. sama
halnya dengan apabila kita ingin mempunyai
pohon buah yang berbuah bagus, kita harus
mengawalinya dengan menanam pohon itu,
kemudian menyiram dan merawat pohon itu
secara rutin hingga pohonnya berbuah", hemat
saya.
Tujuan saya dalam membentuk PPQ Community
yaitu untuk membantu mewujudkan
pembangunan Bangsa, membangkitkan dan
membakar semangat juang pemuda negeri ini,
menanam calon hafidz dan hafidzah, serta
sebagai sarana komunikasi dan kontribusi antara
pemerintah dengan masyarakatnya. Namun
untuk mewujudkan tujuan-tujuan itu tak semudah
melambaikan tangan, tetapi cara untuk
mengembangkan komunitas itu jauh lebih susah
daripada saat saya membangun komunitas itu.
Tetapi ditengah panasnya terik matahari,
ditengah derasnya air hujan, mau tak mau saya
harus menjalani dan menyelesaikannya dengan
ringan tangan dan dingin hati.
Bersikap yakin, percaya diri, murah senyum,
ringan tangan, dan bergerak dengan hati yang
dingin. Itu merupakan sikap yang harus saya
tunjukkan setiap harinya kepada orang-orang
disekitar saya, semua itu saya siapkan
sedemikian rupa karena jika saya menunjukkan
sikap lesu, semangat dan rasa kekeluargaan
orang disekitar saya juga kemungkinan akan ikut
lesu.
Tidak hanya menjaga sikap, tetapi saya harus
menanggung amanah dan menjadi penebar
energi kebangkitan bagi orang-orang disekitar
saya.
Mulai dari sekarang mari kita membantu
pembangunan negeri ini sesuai dengan apa yang
kita punya. Membantu pembangunan negeri
jangan diidentikkan dengan uang, pembangunan
memang butuh uang, tetapi pembangunan itu tak
selalu butuh uang. jika kita punya uang boleh
kita sedekahkan sebagian rezeki kita, dan jika
kita tak punya uang, jangan khawatir, karena
masih ada cara alternatif lainnya.
Bagaimanakah cara alternatif untuk mewujudkan
pembangunan besar negeri ini?
caranya yaitu dengan menggagas/menginisiasi
ide-ide luar biasa dan menebarkan semangat
perjuangan/energi kebangkitan bagi orang di
sekitar kita.
Mari kita kerja keras untuk mewujudkan
pembangunan besar negeri ini. Jangan hanya
besikap sebagai pengamat, tetapi jadilah
penggerak, dan tunjukkan kontribusimu untuk
negeri ini mulai dari sekarang!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)