--- MENIPU KOQ TERUS-TERUSAN ---
Dulu ketika jokowi mau ikut Pilgub DKI, jokowi memanfaatkan product mobil yang diberi merk ESEMKA untuk mengejutkan publik..
Meskipun kemudian terbukti bahwa produk terseut ternyata product kanibal yang gagal dalam uji kelayakan, tapi produk tersebut telah berhasil membuat jokowi naik pamor dan membuka jalan bagi jokowi untuk melenggang ke kursi gubernur DKI jakarta.
Sialnya, entah memang ikut menciptakan pencitraan atau juga jadi korban skenario, Media ikut terpesona dalam euforia sehingga gagal menangkap kebohongan dari mobil rakitan produksi solo itu..
bahasa yang sering dugunakan oleh Jokowi (Joko Widodo) untuk menutupi kebohongannya adalah dengan bahasa-bahasa selibas, penyangkalan dan penguluran waktu..
"enggak koq itu nanti masih bisa, akan kita diperbaiki", "enggak koq itu mudah saja..", "enggak koq, tidak perlu begitu.."
"ini kan mudah saja.. kita tinggal begini, kita tinggal begitu kan" Dengan cara itu, jokowi berhasil memanfaatkan penguluran waktu untuk menciptakan keterlanjuran yang menguntungkan dirinya.. ketika waktunya terlewat, dia sudah meraih posisi gubernur,..
siapa lagi yang mau repot mempermasalahkan kebohongan jokowi tentang mobil itu setelah dia diangkat sebagai gubernur...
Jokowi tahu masyarakat kita masyarakat yang paling tidak mau repot, sehingga dengan penguluran waktu tu dia tahu tidak bakal ada yang akan menuntut keberadaan mobil ESEMKA yang katanya sudah dipesan pengusaha nasional sampai berjumlah ratusan unit...
RAKYAT TELAH BERHASIL DITIPU
Kini dengan cara yang sama, untuk meraih simpati publik, jokowi mengeluarkan jurus ESEMKA babak ke dua, hanya saja kali ini yang digunakan adalah ESEMKA product china...
tidak lagi menggunakan produk solo yang katanya dulu menyebabkan ida disebut seorang nasionalis..
dengan menggunakan product ESEMKA made in china, mungkin jokowi berusaha menunjukkan nasionalismenya yang sebenarnya... Nasionalisme Made in China...
RAKYAT PASTI BISA DITIPUNYA LAGI...